Review dan Sinopsis Film Kabut Berduri: Melesatnya Akting Putri Marino
![]() |
Putri Marino sebagai Sanja dalam film Kabut Berduri |
Film Kabut Berduri merupakan film laga Indonesia yang rilis pada Juli 2024 lalu melalui platform Netflix. Film ini mengangkat sebuah kisah fiktif kejahatan yang berlokasi di pedalaman kalimantan
Beberapa aktor yang berperan dalam film kabut berduri yaitu Putri Marino (Sanja), Yoga Pratama (Thomas), Yusuf Mahardika (Silas), serta beberapa aktor dengan karakter pendukung seperti Nicholas Saputra dan Lukman Sardi.
Kabut Berduri bercerita tentang seorang polisi wanita yang berusaha mengungkap pembunuhan berantai yang terjadi di daerah pedalaman Kalimantan, daerah perbatasan Indonesia-Malaysia.
Film Kabut Berduri bukanlah film horor melainkan film laga atau film action meskipun terdapat beberaa unsur mistis kepercayaan lokal yang terdapat dalam film kabut berduri, yaitu mitos Ambong si roh hutan.
Bagaimana sinopsis lengkap dan review dari Film Kabut Berduri, simak selengkapnya dalam artikel ini.
Sinopsis Film Kabut Berduri
Jejak Seorang Polisi Wanita
Film Kabut Berduri bercerita tentang Sanja, seorang polisi wanita yang bertugas untuk memecahkan dalang pembunuhan berantai di pedalaman kalimantan. Tepatnya di suatu daerah perbatasan Indonesia Malaysia.
Terdapat beberapa pembunuhan berantai yang tak kunjung selesai sehingga Sanja terpilih untuk menyelesaikan kasus tersebut.
Bersama dengan Thomas, seorang polisi yang merupakan warga asli dayak, mereka mencoba mencari jejak pelaku dengan mewawancarai beberapa warga lokal.
![]() |
Yoga Pratama sebagai Thomas dalam film kabut berduri |
Bukan hanya kesulitan dalam bekerja sama dengan warga lokal, Sanja juga kesulitan untuk meyakinkan para polisi daerah. Apalagi para polisi tersebut mengetahui dosa Sanja di masa lalu.
Sanja merupakan seorang polwan yang dulu pernah menambak seorang anak kecil hingga tewas. Para rekan kerja, atasan, dan instansinya menutupi kejadian tersebut sehingga membuat Sanja bebas.
Namun, hal itu sebenarnya bukanlah hal yang Sanja inginkan. Ia lebih ingin mengaku dan mendapatkan hukuman, tetapi para Senior sudah mengotori tangan mereka dan mengaku bahwa semua itu mereka lakukan dengan Sanja.
![]() |
Sanja dalam film kabut berduri |
Korban Bertambah, Bukti Tak Berkembang
Selama Sanja bertugas, ia kesulitan menemukan bukti pendukung yang mengantarkannya kepada si pelaku. Namun, korban justru kian bertambah.
Sanja bahkan menemukan variabel lain dalam kasus pembunuhan berantai ini karena salah satu korbannya adalah Umi (Siti Fauziah) yang merupakan seseorang dalam jaringan perdagangan manusia.
Korban yang semakin acak membuat Sanja dan Thomas kebingungan.
Pelaku dan Pengarah
Setelah mengalami perjalanan panjang, pelaku pembunuhan berantai dalam film Kabut Berduri ternyata adalah Bujang (Yudi Ahmad Tajudin) seorang pemberi informasi yang sejak awal Sanja temui.
![]() |
Yudi Ahmad sebagai Bujang dalam film kabut berduri |
Alasan Bujang melakukan pembunuhan adalah sebagai balasan bagi orang-orang yang jahat. Ia ingin melindungi wilayahnya dari orang-orang semacam itu.
Review Film Kabut Berduri
Sarkasme Sebuah Institusi
Konflik batin dalam karakter Sanja menjadi sebuah sarkasme kepada institusi pemerintahan, khususnya kepolisian.
Meskipun film ini merupakan fiksi, tetapi terdapat adegan-adegan yang menyiratkan beberapa kritik.
Karakter Sanja memiliki konflik batin yang sangat besar. Keinginannya sebagai polisi untuk menegakkan keadilan seringkali tertahan akibat masa lalunya karena lepas dari hukum meskipun itu bukanlah keinginannya.
![]() |
Lukman Sardi dan Putri Marino |
Bukan hanya itu, adegan lambatnya proses pemeriksaaan laporan orang hilang juga harusnya menyentil lagi kepolisian. Adegan tersebut menunjukkan institusi yang harusnya menjadi garda terdepan pengajuan ternyata malah melemahkan harap masyarakat.
Latar Tempat yang Mempesona
Berlatarkan tempat pedalaman kalimantan, Film Kabut Berduri memunculkan beberapa daerah dan budaya masyarakat dayak.
Terdapat rumah panjang, logat melayu kalimantan, serta detail-detail kecil dalam daerah khas pedalaman. Kefasihan Silas (Yusuf Mahardika) dalam bicara bahasa dayak juga menjadi daya tarik kuat dalam film ini.
![]() |
Sanja di dalam rumah panjang |
Detail latar, baik tempat maupun budaya, dalam film ini memberikan kesan representatif yang cukup baik. Bagaimana suasana pedalaman yang sunyi hingga mitos alam yang masyarakat percayai.
Waktu yang Berhenti
Salah satu hal yang perlu disayangkan dari film Kabut Berduri adalah tidak adanya efek yang diperlihatkan dalam hidup Sanja setelah apa yang ia saksikan selama bertugas.
Kehilangan patnernya, Thomas, dan juga mengetahui alasan Bujang membunuh untuk menjaga masyarakat dari orang jahat harusnya membuat suatu perubahan besar dalam diri Sanja.
![]() |
Team polisi dalam film kabut berduri |
Alih-alih menampilkan Bujang kecil di akhir cerita, penonton akan lebih menghargai bagaimana keputusan yang Sanja ambil setelah kasus besar ini berhasil ia pecahkan.
Itulah review dan sinopsis film Kabut Berduri. Tulis komentar kalian terkait film ini juga, yuk!
Salam Hangat,
Helra