Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Review dan Sinopsis Film The Shadow Strays: Film Laga Kriminal Ala Gen Z

Aurora Ribero sebagai Nomi dalam Film The Shadow Strays
Tanganhelra.com–Aktris muda Aurora Ribero bermain film laga kriminal untuk kali pertama dalam Film The Shadow Strays. Simak review dan sinopsis lengkapnya di sini.

Film The Shadow Strays rilis pada September 2024 lalu dan saat ini tayang melalui platform resmi Netflix. 


The Shadow Strays merupakan film laga kriminal atau action asal Indonesia. Beberapa aktor dan aktris yang berperan dalam film tersebut yaitu Aurora Ribero, Hana Prinantina, Adipati Dolken, Kristo Immanuel, hingga Andri Mashadi.


Bercerita tentang seorang sebuah kelompok pembunuh bayaran untuk melaksanakan misi ke misi. Pemeran utama film The Shadow Strays adalah si 14 atau Nomi yang diperankan oleh Aurora Ribero.

Nomi dalam Film The Shadow Strays
terdapat campuran bahasa Indonesia dan bahasa inggris dalam film ini sehingga tidak heran banyak penonton yang menyangka bahwa film The Shadow Strays berasal dari luar negeri.

Seperti apa sinopsis dan review lengkap dari film The Shadow Strays, simak selengkapnya pada artikel berikut ini.


Sinopsis Film The Shadow Strays

Misi yang Gagal

Pada awal scene film The Shadow Strays, penonton menyaksikan pembunuh bayaran yang bertugas untuk menghabisi beberapa orang dalam sebuah kelompok di Jepang. 


Nomi si nomer 14 melakukan kesalahan yang membuat kelompok mereka nyaris terbunuh. Hal ini berdampak pada mental Nomi yang terlihat shock sehingga Umbra, atasannya, memutuskan agar Nomi kembali ke Jakarta.

Hana Prinantina sebagai Umbra
Misi yang gagal tersebut membawa Nomi rehat sendirian di sebuah rumah susun. Tiap kali Nomi menghubungi kelompok untuk bertugas kembali, ia masih harus menunggu panggilan misi terbaru.

Perlahan-lahan Nomi mulai jenuh karena tidak melakukan apa pun. Hingga suatu hari ia melihat seorang anak bernama Monji yang merupakan tetangganya di rumah susun kehilangan ibunya. 

Nomi dan Monji dalam Film The Shadow Strays
Pertemuan tak sengaja antara Nomi dan Monji membuat keduanya kian akrab, bahkan Monji menceritakan kematian ibunya yang tidak wajar yang disebabkan oleh beberapa orang yang jahat.

Kekosongan Misi

Esoknya, Monji hilang. Nomi yang bosan karena tidak kunjung mendapatkan panggilan misi, membuatnya hatinya terpanggil untuk mencari dan membantu Monji.


Berkat anak buah para penjahat yang memasuki rumah Monji, Nomi memanfaatkan Jeki si anak buah komplotan jahat untuk menemukan Monji dan para pelaku pembunuh ibunya.

Aurora Ribero dan Ali Fikry dalam Film The Shadow Strays
Ada tiga nama yang Jeki sebut sebagai komplotan kuat yang membunuh ibu Monji dan berpeluang besar dalam penculikan Monji.

Para penjahat itu adalah Haga si pemilik bar, Ariel si anak pejabat, dan Pras si polisi. Ketiganya merupakan teman dekat yang seringkali menganiaya ibu Monji.


Tujuan pertama Nomi adalah Haga, ia mendatangi bar dan membuat kericuhan di sana.


Pembantaian yang Tak Disengaja

Berkat keahliannya sebagai bagian dari pembunuh bayaran elite, Nomi tanpa sengaja membunuh banyak orang dalam bar milik haga.


Bahkan Haga ikut terbunuh, dan hal ini membuat Pras serta Ariel geram. Mereka mengejar Nomi dan juga Jeki yang kini membantunya.

Adipati Dolken dalam Film The Shadow Strays
Kematian demi kematian akhirnya mengantarkan Nomi kepada Monji yang selama ini dikurung oleh Ariel.

Namun, setelah Nomi berhasil membunuh semua para penjahat, ia harus menerima fakta bahwa Monji juga sudah mati karena terlambat mendapatkan pengobatan.


Review Film The Shadow Strays

Adegan Laga dengan Latihan Keras


Sebagai film action yang menampilkan banyak perkelahian dan darah, para pemeran The Shadow Strays memberikan kualitas akting terbaik dan pastinya dengan latihan keras juga.


Kualitas akting Aurora Ribero sebagai Nomi dalam film The Shadow Strays patut diberi apresiasi tinggi. Segala gerak dan staminanya selama berkelahi menunjukkan bahwa Nomi memang merupakan seorang pembunuh bayaran yang elite.

Si nomer 13 dalam Film The Shadow Strays
Proses penataan latar tempat juga luar biasa. Bagaimana darah-darah terlihat seperti asli, dan yang terpenting beberapa bekas pukulan wajah memang menunjukkan luka yang dalam tidak seperti film lain yang kadang masih menunjukkan wajah tampan.

Untuk para penonton yang trauma atau memiliki ketakutan melihat darah sepertinya perlu lebih waspada dalam menonton film The Shadow Strays. Luka-luka yang natural membuat perut penonton bisa ikut mual.


Alur Terlalu Cepat

salah satu yang bisa dikritisi dari film The Shadow Strays adalah alurnya yang terlalu cepat. Pertemuan Nomi dan Monji yang hanya satu hari membuat Nomi mengerahkan segalanya untuk menemukan anak tersebut.


Memang benar bahwa kekosongan misi yang Nomi jalani mendorongnya untuk menemukan Monji, tetapi apakah dalam momen satu hari seseorang bisa mengejar sesuatu yang bahkan tidak ia ketahui berapa dalam kasus tersebut.

Ayah Ariel seorang pejabat
Bukankah pembunuh bayaran elite sudah terbiasa untuk memahami kemampuan dan identitas lawan. Namun, keterburu-buruan Nomi tidak mencerminkan hal demikian. 

Dalam bagian ini, alih-alih seperti seorang anggota yang terlatih, Nomi lebih seperti anak karakter El dalam series stranger things, anak dengan kemampuan ajaib yang berani melawan apa pun.


Latar Belakang yang Kurang Lengkap

Kematian ibu Monji merupakan ulah dari tiga orang kawanan penjahat yang memang sering menyewa ibu Monji sebagai wanita malam.


Alasan kematian ibu Monji dalam film The Shadow Strays adalah karena meminta pertanggung jawaban kepada Ariel karena telah menghamilinya.


Namun, alasan ketiga orang tersebut sangat terobsesi dengan ibu Monji yang hanya perempuan malam biasa jelas agak ganjil.


Kekayaan dan kekuasaan ketiganya bisa mengundang banyak perempuan untuk datang, tetapi alasan mereka terobsesi untuk menyakiti ibu Monji adalah sesuatu yang perlu penonton ketahui lebih dalam. 


Kematian Hero Favorite Penonton

Kalau ada peran sederhana yang jelas akan mendapatkan simpati dari penonton itu adalah peran Jeki yang diperankan oleh Kristo Imanuel.

Kristo Immanuel dalam Film The Shadow Strays
Tokoh dengan perkembangan karakter terbaik adalah Jeki dalam film The Shadow Strays setelah latar belakangnya sebagai cucu yang merawat neneknya dengan tulus dan membantu Nomi untuk menemukan Monji.

Tanpa karakter Jeki, Nomi hanyalah karakter dengan kekuatan tanpa arah dan tujuan. Namun, sutradara membunuhnya sia-sia.


Meskipun film The Shadow Strays berkemungkinan memiliki sekuel kedua setelah munculnya si nomer 14 yang diperankan oleh Mawar Eva, sangat disayangkan bahwa karakter Jeki mungkin tidak akan lagi penonton temui pada musim yang akan datang.


Itulah sinopsis dan review dari film The Shadow Strays, selamat menyaksikan.


Salam hangat,


Helra